Cara yang Sebaiknya Dillakukan di Awal PacaranCara yang Sebaiknya Dillakukan di Awal Pacaran

Cara yang Sebaiknya Dillakukan di Awal Pacaran

Rate this post

Kebahagiaan terindah adalah ketika memiliki pasangan baru, apalagi dia merupakan orang yang selama ini kamu idamk-idamkan. Kebahagiaan yang membabi buta tersebut akhirnya bermuara ke bentuk-bentuk lain. Misalnya, mengaploud foto berdua, menulis status, menceritakan kepada orang lain. Kalau begitu tak dapat dipungkiri bahwa kamu adalah orang yang norak.

Semboyan bualan yang sering terdengar dari orang yang baru menjalin hubungan adalah, dunia serasa milik berdua. Padahal jika di amati hubungan kalian itu masih sangat rentan. Kenapa rentan, ya karena baru mengenal satu sama lain baru beberapa jengkal. Akhirnya karena sikap yang membabi buta membuat pasanganmu ilfeel, makanya tidak sedikit hubungan yang hanya bertahan beberapa minggu, hari, atau malah jam.

Berikut beberapa tips supaya diawal pacaran kamu tidak salah jalan ala madeleine-horn.

1. Jangan Pamer

Sering banget menjumpai wanita yang me-uploud foto bersama pasangannya di sosmed. Hal itu tidak kurang dan tidak lebih bahwa ia ingin memberi tahu orang bahwa, “lelaki ini adalah pacar gue”. Tidak hanya wanita, lelaki juga tak mau kalah. Biasanya lelaki me-mention pacarnya ke statusnya. Hal itu juga tak beda agar orang-orang tau bahwa ia sekarang punya pacar baru.

Tak ada salahnya melakukan hal-hal tersebut, tetapi bukan berarti kamu harus terlalu sering melakukan hal tersebut. Karena jika ada temanmu yang ilfeel bisa-bisa ia mengganggu ketenangan hubunganmu. Belum lagi kalau hubungan kalian cuma bentar. Malu kan, jika ada teman yang ngomong, “Lah pacar yang kemarin, kamu buang kemana?”

2. Tetap Bersikap Santai

Hal yang sangat sering dilakukan oleh pasangan baru adalah melakukan rayuan. Hampir setiap jam mengatakan, “I Love You” ada juga yang sudah berkata ingin menikahinya. Nikmati dahulu masa pacaranmu dan tetaplah santai karena membicarakan sesuatu terlalu cepat akan memberikan dampak buruk di kemudian hari. Kalau sudah waktunya menikah  baru diomongin baik-baik.

3. Jangan Berlebihan Memberikan Hadiah

Seorang pacar pasti selalu ingin membahagiakan pasangannya. Hal termudah adalah dengan memberikannya hadiah atau biar terkesan berkorban demi kekasih idaman. Tetapi dengan memberikan hadiah yang berlebihan apalagi intensitasnya tinggi sekali, justru akan membuat hadiah yang kamu berikan tak terlihat spesialnya. Carilah moment-moment yang jarang sekali ada, misalnya dia sedang ulang tahun. Hal itu untuk mencegah apabila suatu saat nanti hubungan kalian kandas di tengah jalan, kan nyesek jika sudah modal banyak-banyak.

4. Bersikap Sewajarnya Saja

Seorang pria yang menjalin hubungan dengan wanita selalu ingin membuatnya senang dan membahagiakannya. Entah dengan apapun caranya. Masalahnya jika seluruh keinginan wanita amu turuti justru akan membuat dia besar kepala, ngelonjak. Kamu perlu memberi batasan dan tidak terlalu memanjakannya. Ingat, kalian masih pacar, bukan suami. Kalau dia menyuruh untuk menjemput dan disaat kamu tidak bisa, ya ngomong saja tidak bisa. Jangan paksakan, bersikaplah sewajarnya saja.

5. Jangan Mengenalkan ke Keluarga Terlalu Cepat

Ada beberapa tipe wanita dan pria yang sangat dekat sekali dengan keluarga. Hingga apa saja yang ada didalam hidupnya keluarganya juga wajib tahu, termasuk mengenalkan pacar baru. Namun, alangkah baiknya jangan terlalu cepat mengenalkan pacar ke keluarga. Bukan apa, takutnya mereka menanyakan, “kapan nikah?” padahal hubunganmu baru seumur jagung.

6. Jangan Kode dan Emosian

Jika wanita tidak menyukai suatu hal, baik apa yang ada dalam pacarnya ataupun mengenai suatu peristiwa, sering kali ia membuat kode-kode. Perlu kamu ketahui, bahwa kode yang kamu berikan, tidak selamanya di mengerti oleh kaum laki-laki. Bicaralah apa adanya, dengan jelas, gamblang, nggak ribet. Dan penting untuk pria, agar tidak mudah emosi ketika wanita mengutarakan ketidak enakan yang dia alami.

7. Don’t be sex oriented

Seks di zaman sekarang gaya pacaran sangat tak jauh-jauh dari seks. Padahal bagi mereka yang belum menikah, seks merupakan kedosaan yang tak ada duanya. Selain itu, jika kamu selalu mementingkan seks hal itu akan berdampang ke pacarmu, bahwa ia merasa bahwa kamu sekedar ingin tubuhnya, dan dia akan meninggalkanmu deh. Don’t be sex oriented!!

Jangan Berkorban Demi Wanita

Jangan Berkorban Demi Wanita

Jangan Berkorban Demi Wanita
5 (100%) 1 vote[s]

Ungkapan, “Kalau kamu benar-benar suka sama cewek, kamu harus berkorban buat ngebuktiin bahwa kamu sungguh sayang dan cinta sama dia!”. Kamu harus belajar bahwa berkorbanlah dengan tulus tanpa harus berharap kembali. Perjuangkanlah dia dengan memberikan usaha yang semaksimal mungkin. Jangan sampai dia yang sudah mulai tertarik denganmu, tiba-tiba berbalik haluan hanya karena perhatianmu dirasa berkurang.

Coba hitung sudah seberapa banyak kamu membaca artikel yang memberikan stimulus seperti diatas. Menurut mereka apa yang kamu perjuangkan, adalah hal yang mutlak akan kamu dapatkan. Atau bisa di tambahi dengan, semakin susah kamu memperolehnya semakin susah pula nanti ia berpaling darimu. Padahal kenyataannya tidak demikian, kamu yang berkorban untuk wanita, sedangkan ia cuma berpangku tangan saja.

Kamu Akan Kehilangan Jati Diri

Terlalu menicintai seseorang, kamu akan berkorban dengan motif atau cara yang tidak sehat. Kamu mulai membuta dengan ilusi bahwa dia yang hanya bisa membahagiakanmu, tanpanya kamu hanya sebuah kapas yang diterjang oleh angin topan, hilang entah kemana. Kamu mulai mengurangi hobimu untuk menyamankannya, mengurangi waktu bersama teman hanya untuk menjemputnya, dan masih banyak lagi.

Kamu Akan Membuat Dia Takut Padamu

Dengan perhatian dan usaha lebih membuatmu beranggapan bahwa dia akan takut padamu, lantas akan menghormatimu. Padahal kepercayaan seperti itu hanya lahir dalam egomu sendiri yang menuntut dia harus membalas usahamu, walaupun dia sebenarnya tidak tertarik. Akibatnya saat wanita benar-benar menunjukkan jati dirinya, tentang perasaannya yang biasa-biasa saja akan membuat usahamu selama ini sia-sia. Hal ini pula yang sering menjadi pemicu KDHSP (Kekerasan Dalam Hubungan Sebelum Pacaran).

Kamu Akan Menjalani Hubungan Sepihak

Andai dia menghargai usahamu dan bersedia menjalin hubungan bersamamu. Akan tetapi hubungan kalian terasa sepihak. Seolah-olah yang mencintai hanya dirimu saja, dia tidak, akibatnya dalam hubungan yang pacaran hanya dirimu saja, sementara pasanganmu tidak, sebegitu rumitnya bukan.

Jangan salahkan perempuanmu jika bersikap seperti itu, karena memang ia menerimamu lantaran kasihan atas usaha dan perhatianmu selama ini. Oleh karenanya jikalau suatu saat nanti ia berjumpa dengan pribadi yang lebih baik, jangan kaget jika ia berpaling darimu.